Wednesday, August 12, 2009

3 Days Abroad


Bukanlah pertama kali buatku untuk meninggalkan BUMI, bayi kecilku dirumah. Karena pekerjaanku, aku tidak dapat bersamanya setiap saat terutama siang hari. Namun aku masih punya waktu bersama Bumi semalaman, mendengar tangisnya, memandangi tawanya, mendengar rengekannya, melihat kemanjaannya, mencium bau kecut khasnya, menikmati senyum manisnya,memberi dia ASI dan memeluknya kapanpun aku mau.


Namun sudah dua hari ini ditugaskan ke kantorku di negara tetangga dan diharuskan untuk tinggal selama 3 hari 2 malam. Malam ini adalah malam kedua aku jauh dari Bumi. Semalam suamiku menelpon dan Bumi juga berbicara, meskipun hanya kata-kata tanpa makna, itu sudah sangat berarti bagiku. Aku menangis mendengar suaranya. Pangeran kecilku yang masih 9 bulan itu membuatku sangat merindukannya dan segala kelakuannya.

Baru saja aku terhubung dengan suamiku, sengaja setelah Bumi tidur karena aku tidak akan sanggup bicara saat mendengar suaranya. Hanya akan membuatku meneteskan air mata saking merindunya. Meskipun tanpa suaranya, tetap saja aku menangis,mendengar cerita-cerita tentang buah hatiku itu, seperti ini:

1. Tadi Malam Bumi susah tidur dan sempat tidak mau minum susu botolnnya, karena kebiasaan minum ASI di malam hari. Jam empat pagi dia bangun dan tidak mau tidur lagi sampai jam lima. Dan baru dia bisa tidur sampai jam sembilan pagi. Dia baru mandi setelah jam sembilan, padahal biasanya jam tujuh tigapuluh dia sudah harum dan rapi.
2. Dari setelah mandi pagi sampai sore Bumi tidak tidur. Dia main terus sampai mandi sore pun juga belum mau tidur, tidak menangis namun terus-terusan main sampai jam sepuluh malam baru dia tidur.
3. Bumi sudah bisa duduk sendiri, saat dia tengkurap, sekarang dia bisa langsung duduk sendiri tanpa bantuan.

Dan cerita-cerita lain yang membuatku berkaca-kaca. Oh Tuhan betapa berartinya pangeran kecilku itu buatku.

Aku belum makan nasi semenjak berada disini, hotel yang aku tempati adalah hotel untuk para western, jadi hanya ada roti, keju, sosis dan lain-lain. Tidak ada nasi, di siang hari waktu makan siang, yang aku minati juga hanya sup mie karena nasi goreng dan sejenisnya disini tidak terasa bumbunya, sedangkan lidahku ini sangat terbiasa dengan masakan yang tasty.

Mungkin karena aku butuh waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan baru dan karena aku masih breast feeding karena itu lah aku masih tidak bisa menikmati pekerjaan ini, namun bila pekerjaan ini mengharuskanku untuk tinggal di sini, mungkin sementara aku masih menyusui mungkin aku akan mencari pekerjaan lain yang tidak memisahkanku dengan Bumi pada malam hari dengan kata lain yang menempatkanku di kotaku tercinta (Batam). Aku tidak boleh egois dan terlalu memikirkan materi ketimbang buah hatiku.

Malam ini, semoga Alloh memberikan pangeran kecilku tidur yang nyenyak dan mimpi yang indah, juga untukku, keluargaku dan semua orang disekitarku, dan semoga perjalananku kembali besok bisa lebih awal dan di beri keselamatan, keamanan, kelancaran dan berkah sampai tujuan... Amien.

I Love you pangeran kecilku... Bumi Zulham

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...