Monday, March 30, 2009

DeJavu - Akhir dari masa kejayaan Bumi

Terdengar teriakan-teriakan ribuan bahkan jutaan orang yang berlarian menuju suatu tempat dan aku tidak tahu kemana. Yang pasti segala sesuatu di bumi ini menuju kesana. Yaitu ke lubang raksasa yang ternganga di perut bumi, memberikan celah untuk mengakses luar angkasa yang hampa udara.

Segala sesuatu termasuk air pun menuju kesana, seperti pada saat kita naik pesawat, apabila terdapat celah pasti segala sesuatu akan terbang menuju celah tersebut, terlebih bila celah tersebut sebesar tubuh manusia atau lebih.

Itulah hal yang ku lihat saat itu. Bendungan yang hampir jebol, awan yang tertutup mendung, hawa dingin, pepohonan ambruk, manusia berlarian entah kemana, tapi ada satu yang menennangkanku, meski saat itu ku rasa cepat atau lambat aku dan semua orang di bumi ini akan terhanyut kelubang raksasa itu namun risauku berkurang saat kulihat orang-orang yang aku cintai masih bersamaku, kupikir yang penting kami tetap bersama meski dalam menyongsong kematian.

Namun ada cerita unik karena seorang temanku dari luar kota tiba-tiba sudah terbawa arus ke tempatku, menolongku sedangkan dia hanya temanku, namun disitu dia seperti kekasihku padahal aku sudah memiliki pasangan. Sungguh aneh.

Ku rasa aku terbawa karena sehabis mendengar berita jebolnya tanggul di situ gintung yang menelan korban puluhan warga. Padahal menurut informasi dana untuk perbaikan tanggul tersebut sampai miliaran rupiah, entahlah mungkin masa kejayaan bumi sebentar lagi akan berakhir.

Hmmm...Sungguh mimpi yang melelahkan.

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...